Selamat Jalan, Nenek…
Jadi ini yg namanya sendiri, sepi. Aku di alam ini, nenek di alam lain. Aku setia temani. Selalu dengan do’a & dzikir…
Puisi di atas aku buat di twitter dengan perasaan yang sangat sedih, ketika aku ditinggal nenekku tercinta. Aku betul-betul tidak menyangka karena sebelumnya keadaannya membaik setelah beberapa hari dirwat di Rumah Sakit Puri Cinere.
Terlalu banyak ceritaku dan nenekku, karena aku tumbuh bersama beliau. Hubungan kita memang sangat dekat. Almarhumah sudah seperti mama ke-2 untukku. Bahkan sampai kemarin, aku masih tidur dan bermanja-manja dengan almarhumah.
Betul aku bergelimang duka hari ini. Kulekatkan kening di permukaan sajadah, mengumbar air mata. Hari ini biarkan aku bersedih…
Di hari itu, aku menikmati kesedihanku. Biarlah… Karena keesokan harinya aku tidak boleh menangis lagi. Aku harus rela. Insya Allah nenekku mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Akupun tidak ingin menangis di kuburnya, karena hal itu tidak diperbolehkan oleh agama dan tentunya sangat tidak layak.
Yang akan terus aku lakukan adalah berdoa untuk almarhumah dan meneruskan pelajaran-pelajaran yang telah diajarkan padaku. Seperti kalau berbicara harus ada aturannya. Berbicara dengan orang tua harus berbeda dengan berbicara dengan kawan.
Selain itu, almarhumah selalu mengajarkan aku menjadi perempuan yang kuat tanpa melupakan kodratku sebagai perempuan. Harus tahan banting dalam mengejar karir tapi tidak lupa akan keluarga. Almarhumah tidak mengajarkan aku untuk menjadi perempuan cengeng yang sedikit-sedikit mengomel, sedikit-sedikit minta tolong. Harus kuat dan harus punya solusi untuk semua.
Terima kasih untuk semua pengalaman yang kau ajarkan, Nek. Insya Allah nanti kita bertemu lagi.
Innalillahi wainailaihi radjiun.






yang sabar yea kak indah
bdw gimana nie hasil pertandingan Blognya Q menang ngk yea ?
[Reply]
turut berduka atas berpulangnya almarhumah neneknya, semoga arwah beliau mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT, amin
[Reply]
Innalillahi wainailaihi radjiun…
saya turut berduka cita atas kepergian sosok seorang nenek yang mengajarkan IDP menjadi perempuan yang kuat dan tegar dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh ALLAH SWT..
[Reply]
ketika manusia ditakdirkan berada didunia dgn tanggung jwb dia jg harus kembali ketempat asalnya dgn pertanggung jwbban. jd relakan hati semoga amal ibadah nenek tercinta diterima oleh Allah dan mendapat tempat terbaik disisinya Amin…
[Reply]
Turut berduka cita atas berpulangnya Nenek dari Indah Dewi Pertiwi,
Semoga beliau mendapat tempat yang layak disisi-Nya serta amal dan ibadah beliau diterima disisi Alloh SWT.
Amienn..
[Reply]
Jadi keinget almarhumah nenekku… T_T
[Reply]
Innalillahi wainailaihi radjiun.
Turut berduka tas kpergian nenek nya mba inda. Moga d terima amal2 baiknya dan d berikam tempat yang layak disisi-Nya. Amin..,.
[Reply]
semoga amal ibadahnya,diterima disisi-Nya
[Reply]
semoga amal ibadahnya ditrima di sisi Allah.. Amiin
yang tabah ya mbak
[Reply]
innalillahi waina illaihi rojiun
aku turut berduka cita mba
aku jg bisa merasakan yg mba indah rasakan, aku juga baru ditinggal tanteku tersayang ke Surga :’(
padahal aku belum sempat ketemu dia sebelum dia meninggal, pas aku pulang kampung dia sudah terkubur
aku gak sempat melihat dia, sampai sekarang rasanya menyesal banget :’(
[Reply]